Episode Hidup

Sabtu, 11 Juni 2011

Berbagi Hikmah dengan Sahabat(dipetik dari pengalaman hidup)

Sahabat, ketika dulu aku ‘terjatuh’…
Allah menyadarkanku bahwa aku perlu untuk lebih memperhatikan hak atas diriku, karena aku lalai, aku seringkali mendahulukan kepentingan yang lain dibanding kepentingan diriku…bahkan tak ada kata tawazun.
Sahabat, kemudian Allah membangkitkan diriku dari ‘tidur’ yang panjang…
Aku menyadari bahwasanya ‘tidur’ku terlalu lelap dan aku telah banyak membuat orang lain menjadi korban atas kekhilafanku sehingga Allah ‘menyiram’ku dengan air dingin tepat diwajahku. Aku terbangun, tersadar, dan aku pun beranjak untuk menata kembali apa yang sempat terabaikan.
Alhamdulillaah, di ‘sana’ banyak hikmah yang Allah ajarkan padaku. Diantaranya:
1. Keikhlashan
2. Kesabaran
3. Kegigihan
4. Husnuzhon dalam segala hal
5. Jika ingin berkata maka bicaralah dengan kerja
dan masih banyak lagi kawan…
Tak kan pernah cukup apabila seluruh lautan ku jadikan tinta untuk menuliskan nikmat dan hikmah yang telah Allah berikan padaku. Satu nikmat yang begitu berharga…kehidupan. Hidup yang membuat kita sempat beramal. Hidup yang membuat kita merasakan perasaan, emosi, dan cinta manusia. Hidup yang membuat kita belajar. Hidup yang membuat kita bisa saling mengevaluasi diri. Hidup yang membuat kita saling berkenalan. Hidup yang membuat kita saling membantu. Hidup yang membuat kita bersaudara…
Hidup, kawan…hidup.
Bersyukurlah, kita yang hari ini masih bisa beramal,,,
Bersyukurlah, kita yang hari ini masih bisa bekerja,,,
Bersyukurlah, kita yang hari ini masih bisa tersenyum,,,
Bersyukurlah, kita yang hari ini masih bisa mengumpulkan pundi-pundi pahala sebagai bekal di akhirat nanti…
Kematian itu bisa datang kapan saja, dan entah mengapa beberapa waktu terakhir ini aku merasa ia kerap kali datang menyapaku… Membuatku tertunduk dalam, sangat dalam, sehingga hati ini tak karuan dibuatnya.
Fenomena kematian, musibah, dan entah apalagi yang terjadi disekitarku..semua mendesak diri ini untuk kembali bermuhasabah diri, memutar kembali episode hidup yang telah terlewati. Benarlah kata Hasan Al Bashri…bahwa hidup kita hanyalah tiga hari, Hari kemarin yang sudah berlalu, dan kita tidak bisa lagi untuk mengubahnya. Hari esok, yang kita tidak tahu apakah kita akan masih memiliki kesempatan di dalamnya. Dan hari ini, kesempatan untuk kita melakukan amal sholih.
Mari sahabat, kita renungi kembali makna hidup ini…
Kita gali kembali kekurangan yang perlu kita perbaiki…
Dan kita manfaatkan diri kita untuk selalu beramal sholih sebagai wujud kesyukuran kita pada Allah Rabbul ‘Izzati.
Kita akhiri note ini dengan istighfar sebanyak-banyaknya. Afwan jiddan atas setiap kekhilafan yang pernah saya lakukan pada teman-teman semuanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar